Brian Alvin Sya Brian, melalaui blog ini Saya mencoba menuangkan hobi saya di dunia teknologi seputar Windows, Android, iOS dan lainnya melalui tulisan, semoga bermanfaat.

Cara Restore Windows 10

3 min read

cara restore windows 10

Cara Restore Windows 10 di Dalam dan di Luar Sistem

Banyak orang masih belum mengetahui apalagi memahami fungsi dari system restore pada sistem operasi Windows. System restore bekerja layaknya mesin waktu yang akan membuat komputer Anda ke kondisi sebelum terjadi beragam perubahan pada sistem. Cara restore Windows 10 dengan system restore tidaklah sulit.

Kapan system restore digunakan? System restore digunakan ketika Anda mengalami sesuatu yang tidak beres pada sistem. Hal tersebut dapat diakibatkan oleh update driver, pengaturan sistem, dan beragam perubahan yang justru berakibat lambatnya komputer atau munculnya permasalahan sistem lainnya.

Untuk mengatasi beragam permasalahan tersebut, Anda dapat mengembalikan komputer ke kondisi dimana komputer tersebut tidak bermasalah. Caranya adalah dengan menggunakan system restore. Anda akan membuat restore point untuk kemudian mengembalikan komputer ke restore point tersebut.

Sebelum Menggunakan System Restore

Sebelum menggunakan system restore, terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Anda akan terlebih dahulu membuat restore point untuk mengembalikan komputer ke kondisi dimana restore point tersebut Anda buat. Restore point akan dibuat secara otomatis maupun secara manual.

System restore juga akan berdampak pada beberapa hal. Dikutip dari Make Tech Easier (maketecheasier.com), berikut adalah dampak yang akan terjadi pada komputer Anda setelah Anda menggunakan system restore.

  1. Semua program yang diinstal pasca pembuatan restore point akan hilang.
  2. Beberapa program, seperti antivirus, mungkin akan terdampak dan Anda disarankan untuk instal ulang.
  3. Sytem restore juga berdampak pada perubahan yang Anda lakukan pada system files.
  4. Semua perubahan yang Anda lakukan pasca pembuatan restore point pada system files, Windows update, dan termasuk file pada System akan terdampak System restore.
  5. System restore bukan antivirus dan antimalware yang dapat menghilangkan keduanya jika komputer kembali ke restore point. Untuk mengatasi keduanya Anda tetap harus menggunakan software antivirus.

Aktifkan fitur System Restore pada PC yang kamu gunakan, jika terjadi trouble/error kamu dapat memulihkan komputermu seperti semula.

System restore juga tidak bisa mengembalikan data atau file yang sudah hilang. Untuk mengembalikan data dan file yang telah hilang, Anda harus menggunakan software data recovery.

Aktifkan Terlebih Dahulu System Restore pada Windows 10

Pada Windows 10, system restore perlu diaktifkan terlebih dahulu. Dengan mengaktifkan system restore tersebut, Windows 10 akan secara otomatis membuat restore point jika terjadi perubahan atau pembaruan pada sistem. Dirangkum dari Windows Central (windowscentral.com), berikut langkah-langkah melakukannya.

  • Buka Start dan lakukan pencarian.
  • Ketik Create a restore point. Klik pilihan teratas untuk membuka System Properties.
  • Klik tab System Protection.
  • Pada Protection Settings, pilih drive System. Klik Configure.
  • Pilih opsi Turn on system protection.
  • Windows 10 dapat mengatur disk space secara otomatis. Anda juga bisa mengaturnya secara manual.
  • Klik Apply, kemudian klik OK.

Cara Membuat Restore Poin Windows 10

Langkah selanjutnya dari rangkaian cara restore Windows 10 adalah membuat restore point. Restore point akan secara otomatis dibuat jika Anda sudah mengaktifkan system restore. Namun, sangat direkomendasikan untuk membuat dan mengatur restore point sesuai dengan keinginan. Berikut langkah-langkah membuat restore point.

  • Buka Start dan lakukan pencarian.
  • Ketik Create a restore point. Klik pilihan teratas untuk membuka System Properties.
  • Klik tab System Protection.
  • Klik Create.
  • Silakan untuk membuat deskripsi atau nama restore point. Kemudian, klik Create.
  • Klik Close, kemudian klik OK.

Cara Menggunakan System Restore Windows 10

Setelah Anda berhasil membuat restore point, Anda bisa mengembalikan komputer ke restore point tersebut jika terjadi masalah pada sistem. Ibaratnya, Anda memutar waktu kembali ke posisi yang Anda inginkan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Berikut langkah-langkah menggunakan system restore Windows 10.

  • Buka Start dan lakukan pencarian.
  • Ketik Create a restore point. Klik pilihan teratas untuk membuka System Properties.
  • Klik tab System Protection.
  • Klik System Restore.
  • Klik Next.
  • Silakan pilih restore point yang telah Anda buat sebelumnya.
  • Klik Scan for affected programs untuk mengetahui aplikasi mana saja yang tidak akan tersedia setelah Anda melakukan system restore. Klik Close.
  • Klik Next.
  • Klik Finish untuk menyelesaikan proses dan mengembalikan komputer ke restore point.

Cara Menggunakan System Restore dengan Advanced Startup

Bagaimana jika Anda tidak bisa mengakses sistem karena masalah pada sistem sudah terlalu parah? Tenang, Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan system restore pada Advanced startup. Artinya Anda bisa menggunakan system restore tanpa harus masuk ke sistem.

Sebelumnya, Anda harus mengakses terlebih dahulu Advanced startup. Berikut cara melakukannya.

  • Nyalakan komputer.
  • Ketika logo Windows muncul di layar, tekan tombol power.
  • Lakukan berulang sampai Anda berhasil megakses Advanced startup.
  • Anda juga bisa mengakses Advanced startup menggunakan media instalasi Windows 10.
  • Berikut adalah cara restore Windows 10 dengan menggunakan system restore pada Advanced Startup.
  • Klik Advanced options.
  • Klik Troubleshoot.
  • Klik Advanced options.
  • Klik System Restore.
  • Klik Next.
  • Silakan pilih restore point yang Anda sudah buat sebelumnya,
  • Klik Scan for affected programs untuk mengetahui aplikasi mana saja yang tidak akan tersedia setelah Anda melakukan system restore. Klik Close.
  • Klik Next.
  • Klik Finish untuk menyelesaikan proses dan mengembalikan komputer ke restore point.

Untuk diketahui, system restore bukanlah tombol reset yang akan mengembalikan komputer ke posisi awal atau ibaratnya sama seperti ketika komputer tersebut baru di instal Windows 10. Fitur ini digunakan sebagai jalan keluar jika terdapat masalah pada sistem yang sudah terlalu sulit untuk diselesaikan satu per satu.

Cara restore Windows 10 baik di dalam dan di luar sistem tersebut dapat Anda praktikkan jika masalah pada sistem sudah sulit untuk diperbaiki. Sebelum melakukannya, pahami risiko seperti hilangnya program, file, dan perubahan yang sudah Anda lakukan pasca membuat restore point.

Baca juga  Cara Upgrade Windows 7 ke 10
Brian Alvin Sya Brian, melalaui blog ini Saya mencoba menuangkan hobi saya di dunia teknologi seputar Windows, Android, iOS dan lainnya melalui tulisan, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *